close

Saturday, June 29, 2013

I Am Alive Review

Platform          : Microsoft Windows (PC), Playstation 3, Xbox 360
Publisher         : Ubisoft
Developer        : Ubisoft Shanghai
Genre              : Survival-Horror
Release           : 4 April 2012
Rating             : PEGI: 18, ESRB: M





====================================================================================================================================

Introduction
I Am Alive adalah suatu game bergenre survival yang dipublikasikan oleh Ubisoft dan dikembangkan oleh Ubisoft Shanghai.Game ini menceritakan tentang kisah perjalanan seorang ayah yang mencari putri dan istrinya yang hilang setelah terjadinya suatu bencana.Awalnya game ini dikembangkan oleh Darkworks dari tahun 2003 namun kemudian pada tahun 2007 diserahkan kembali kepada Ubisoft.Game pertama kali diterbitkan untuk Xbox 360 melalui Xbox Live Arcade pada tanggal 7 Maret 2012 kemudian disusul untuk Playstation 3 melalui Playstation Network pada tanggal 3 April 2012 di Amerika.Setelah berselang beberapa bulan kemudian barulah diterbitkan untuk Microsoft Windows pada tanggal 6 September 2012 untuk wilayah Asia dan Eropa.


Story
Cerita ini mengambil setting tempat disuatu kota bernama Haventown, sebuah kota fiktif di kawasan Amerika Serikat.Amerika yang dikenal sebagai negara superpower, maju, dan berkembang kini hancur setelah suatu bencana gempa bumi berskala besar mengguncang kota tersebut yang dikenal dengan sebutan The Event.Sebagian besar penduduknya tewas, sebagian besar banguan-bangunan hancur, mengakibatkan seluruh bagian kota terselimuti badai debu, hari pun serasa berada dalam kiamat.Pemerintahan setempat yang masih bertahan berupaya menolong masyarakatnya namun sia-sia.Kebutuhan hidup para penduduk pun semakin menipis.Mereka mencoba bertahan hidup dengan terpaksa mengais makanan yang masih tersisa.Keadaan ini membuat sebagian kecil penduduk yang masih hidup berubah mental menjadi brutal dan materialistis.Mereka tak segan-segan membunuh satu sama lain demi makanan, bahkan kanibalisme.


Seorang laki-laki sekaligus seorang ayah sedang dalam perjalanan pulang menuju ke rumahnya di Haventon, untuk kembali bertemu dan berkumpul dengan istrinya dan anaknya, Julie dan Mary.Setibanya disana ia terkejut melihat kota tempat tinggalnya telah hancur.Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya telah terjadi.Tidak ada waktu lagi untuknya memikirkannya, ia harus segera menemukan Julie dan Mary.Ia berharap tidak terjadi apa-apa pada keduanya.Sepanjang perjalanan ia terus membuat video rekaman menggunakan handycam yang dibawanya.

Setelah melewati perjalanan yang sulit, akhirnya tibalah ia di rumahnya di Haventown.Saat melihat kedalam, tidak ada lagi yang tersisa.Ia hanya menemukan foto istri dan anaknya yang masih terpajang rapi diatas perapian.Ia menyesali dirinya dan meminta maaf karena terlambat menemukan mereka.Namun dalam hati kecilnya ia yakin bahwa istri dan anaknya ada di suatu tempat.Akan tetapi dibalik foto tersebut terdapat sebuah surat yang mengatakan mereka telah pergi mengungsi ke suatu tempat.Ia pun segera bergegas kembali pergi menyusuri kota.

Belum jauh pergi meninggalkan rumahnya, ia mendengar suara gadis kecil yang menangis.Ia pun berusaha menemukan letak sumber suara tangisan tersebut.Setelah mencari, ia menemukan seorang gadis kecil di tengah taman kota, ia berharap itu Mary putrinya.Saat ia mendekat, gadis itu pun lari menjauh, ia pun mengejarnya.Disebuah sudut kota ia menemukan gadis kecil itu tengah dikepung sekumpulan orang jahat yang coba mencelakainya.Laki-laki tersebut pun menyelamatkan gadis tersebut dengan membunuh semua berandalan tersebut.Setelah didekati ternyata gadis tersebut bukanlah Mary anaknya.Gadis tersebut bernama Mei yang berusaha mencari ibunya Linda.Ia pun meneluarkan sebuah radio dan berkomunikasi dengan seorang pria bernama Henry.Henry berpesan agak tidak menyakiti Mei.Henry menunjukan arah kepada pria tersebut untuk membawa Mei ke suatu tempat aman, sebuah mall.


Setibanya di mall ia terkejut mendapati Mei mengalami demam panas tinggi.Ia bertanya kepada Henry untuk menemukan solusinya melalui radio.Henry menunjukan suatu tempat yang mungkin terdapat obat-obatan.Setelah melihat keluar benar saja, diatas sebuah gedung tinggi tersangkut sebuah parasut yang merupakan barang kiriman bantuan beberapa bulan lalu.Lelaki tersebut segera pergi meninggalkan Mei sementara untuk mendapatkan obat untuknya.Setelah cukup lama meninggalkan Mei, akhirnya ia menemukan obat yang dibutuhkan dan kembali menemui Mei.Selang beberapa hari Mei pun sembuh dan saatnya mereka meninggalkan mall untuk menemui Henry.


Setelah melewati perjalanan yang panjang akhirnya mereka sampai di tempat dimana Henry tinggal.Semua perlengkapan dan persediaan makanan tersedia disana, akan tetapi ia tidak menemukan Henry.Melalui radio ia berkomunikasi kepada pria tersebut.Ia kembali meminta padanya untuk menemukan sebuah pesawat radio di sebuah kapal tua.Pria itu bertanya mengapa ia terus saja memintanya melakukan sesuatu yang dipintanya.Dari balik lemari besi, Henry keluar menggunakan kursi roda.Pria ini kini tahu dan menyesali apa yang telah dikatakannya.Atas petunjuk Henry, pria itu kembali pergi menyusuri kota mencari pesawat radio yang dipintanya.

Setelah berhasil mendapatkan radio tersebut, ia kembali ke apartemen dimana Henry dan Mei tinggal.Kini hubungan keduanya semakin akrab, Henry kini mempercayai dirinya dan menganggapnya sebagai teman.Henry pun mengungkapkan permintaan terakhirnya yakni menemukan Linda, ibunda Mei.Henry yakin bahwa Linda berada di sebuah hotel.Pria itu pun menyanggupi permintaan Henry.Tanpa panjang lebar ia pergi mencari Linda.

Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh, akhirnya sampailah ia di sebuah hotel yang dimaksudkan Henry.Didalam banyak sekali ditemukan penjahat bersenjata dan berperalatan lengkap.Disana ia menemukan wanita survivor lain yang sedang terluka saat melarikan diri.Pria tersebut mengobatinya.Sebagai balas budi wanita itu mengatakan bahwa ada seorang wanita yang dibawa para penjahat ke lantai 4 hotel, mungkin itu adalah Linda.Dengan hati-hati ia mencari ruang demi dan berhasil melewati rintangan demi rintangan.Setelah bersusah payah akhirnya ia berhasil menemukan Linda dan membawanya pulang.

Sesampainya di apartemen, Linda akhirnya dapat bertemu kembali dengan putrinya.Mereka berdua mengucapkan banyak terima kasih.Melalui pesawat radio yang ditemukan, Linda berusaha menghubungi para tim penyelamat dan berhasil.Melalui pesawat radio para tim penyelamat mengatakan bahwa mereka tidak dapat menemukan lokasi mereka karena badai debu yang menyelimuti kota.Linda pun berinisiatif untuk membuat tanda agar para tim penyelamat dapat menemukan lokasi mereka menggunakan kembang api yang tersimpan di gudang Henry.Untuk terakhir kalinya ia pergi dengan membawa beberapa kembang api.

Setibanya disuatu tempat, ia menemukan sebuah gedung tinggi.Gedung tersebut sepertinya cocok untuk memasang tanda kembang api.Dengan susah payah ia mendaki lantai demi lantai gedung tersebut.Setelah susah payah akhirnya tibalah ia dipuncak gedung tersebut dan segera memasang kembang api.Kini tugasnya selesai sudah, saatnya kembali ke apartemen dan menunggu hasilnya.

Ditengah perjalanan, Linda menghubunginya dan meminta menemuinya di dermaga.Setibanya disana Linda mengatakan bahwa mereka baru saja diserang oleh sekelompok orang bersenjata.Keadaan panik membuat mereka terpisah.Henry pun menghilang mencari Mei.Mereka berdua berpencar untuk mencari Mei dan Henry.Setelah mencari di sebuah taman rekreasi, ia menemukan Mei namun tidak menemukan Henry.Ia pun segera mengantarkan Mei menemui ibunya di dermaga.Disana sudah ada kapal yang telah menunggu.Setelah mempertimbangkan pria tersebut memutuskan untuk tidak ikut.Ia memutuskan untuk melanjutkan pencarian terhadap anak dan istrinya, Mary dan Julie.


Tidak cukup jelas apa ending dari cerita tersebut.Yang jelas terlihat seorang wanita menangis melihat rekaman video yang direkamnya sepanjang jalan.Apakah ia berhasil menemukan keluarganya atau tidak, apakah ia masih hidup apa tidak, tidak ada yang tahu.
-The End-

Gameplay
Sesuai dengan temanya, game ini mengharuskan kita untuk bertahan hidup dan kita dapat melakukan apa saja demi bertahan hidup di kehidupan yang sulit.Dalam sekuel game I Am Alive, pemain akan benar-benar merasakan sulitnya bertahan hidup dengan perlengkapan seadanya.


Disini kita akan berperan sebagai seorang karakter dalam third-person camera namun akan berubah tampilan menjadi first-person camera saat kita akan menembak atau membidik sasaran.Kamera juga dapat berubah sesuai dengan lingkungan yang sedang kita lalui.Selain itu, suasana kota yang diselimuti badai debu membuat jarak pandang kita akan berkurang.

Saat kita berhadapan dengan para penjahat, kita dapat menggunakan berbagai macam taktik demi bertahan hidup misalnya dengan membunuhnya secara diam-diam, berpura-pura menyerah kemudian melakukan serangan tiba-tiba, atau hanya sekedar menyelinap saja.Selain itu kita juga dapat menggunakan senjata yang kita miliki untuk menembaknya atau sekedar menakut-nakutinya saja agar ia menjauh.Setelah itu kita dapat memanfaatkan keadaan lingkungan dengan menendangnya ke jurang atau kedalam api.Setiap musuh akan menanggapinya berbeda-beda.Musuh yang lemah dan bersenjata jarak dekat akan menyerah dan bertekuk lutut, membuat kita leluasa melumpuhkannya.Ada pula yang akan mengangkat tangan namun setelah itu akan coba melawan karena merasa hanya dibodohi.Selain itu bagi musuh yang mengenakan armor akan terus mendekat meski sedang ditodong senjata.Musuh yang bersenjata api akan langsung menembak kita bila kita melakukan perlawanan.Semua taktik tersebut dapat dikombinasikan sesuai rencana kita.


Selain bertahan hidup, unsur yang kental dalam game ini adalah memanjat bangunan dan mengeksplorasi kota.Pemain akan mendaki bangunan runtuh dan rintangan berbahaya lainnya.Untuk melewati suatu lingkunan yang sulit mengharuskan kita untuk memanjat, melompat, dan bergelantungan.Untuk melakukan semua hal tersebut membutuhkan stamina.Stamina akan terus menurun selama kita memanjat dan akan kembali pulih saat kita berada dalam posisi normal.Bila kita telah kehabisan stamina ditengah kita memanjat, kita dapat menundanya dengan melakukan extreme effort.Akan tetapi tindakan ini akan mengurangi stamina bar yang kita miliki.Bila kita sudah benar-benar kehabisan stamina saat memanjat kita akan terjatuh.Akan tetapi untuk mencegah hal tersebut, kita dapat memanfaatkan keadaan lingkungan, item, serta peralatan yang kita bawa.

Untuk terus bertahan hidup tentunya kita memerlukan beberapa perlengkapan.Segala perlengkapan seperti obat-obatan, air mineral, baterai, peluru, dan perlengkapan lainnya dapat kita temukan tersebar disemua tempat.Selain itu beberapa peralatan dan senjata juga dapat kita temukan seiring berjalannya cerita dalam permainan.Selain itu kita juga dapat menolong para survivor lain dengan memberikan item yang mereka butuhkan sebagai side quest.Setiap kita berhasil menolong orang lain, kita akan mendapatkan retries.Item ini dapat digunakan apabila kita mati dalam permainan, kita akan mengulangi dari checkpoint tanpa harus mengulangi lagi dari awal.






 Nah, akhirnya selesai sudah postingan kali ini untuk membahas game I Am Alive.Seperti biasa nanti bila ada info lain mengenai game ini akan di update lagi ke postingan ini.Mohon maaf bila ada kesalahan dalam pengetikan maupun pemberian nama.Bila berkenan silahkan share dan jangan lupa like blog ini untuk berlangganan sehingga bisa dapet info terbaru tentang game keren lainnya via facebook.Salam gamer :)
-Erwain

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Recent Comments